Perkuat Stabilitas Lapas, Kodim 0816 Sidoarjo Lakukan Pemantauan Taktis ke Lapas Kelas IIA Sidoarjo




Sidoarjo, 13 Juni 2025 , frefensinews.my.id - Upaya membangun stabilitas keamanan kawasan pemasyarakatan di Kabupaten Sidoarjo kembali diperlihatkan dengan tegas oleh jajaran TNI AD. Pada Jumat pagi (13/6), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo mendapat kunjungan strategis dari jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0816 Sidoarjo dalam rangka kegiatan Tilik Sambang, sebuah bentuk sinergi lintas sektor yang kian mengemuka di tengah dinamika ketertiban wilayah.

Dipimpin oleh Kapten Aan Chunaidi, Danramil Tulangan, rombongan yang terdiri atas tiga personel dari unsur Koramil Tulangan dan Sidoarjo Kota ini tiba di Lapas pada pukul 10.15 WIB. Mereka disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, yang turut didampingi Ka. KPLP Rian Permana serta Kasie Binadik Roqib Abror.

Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi bagian dari strategi koordinatif untuk memastikan bahwa sistem pengamanan internal Lapas berjalan optimal. Dengan makin kompleksnya tantangan di lingkungan pemasyarakatan, sinergi antara TNI, Kepolisian, dan Lapas menjadi kebutuhan mutlak yang tidak bisa dinegosiasikan.

 “Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk nyata soliditas antar aparat negara dalam menjaga ketertiban masyarakat, khususnya di area Lapas yang memiliki kerawanan tersendiri,” ujar Kalapas Disri Wulan dalam keterangannya kepada frefensinews.my.id.

Selama kunjungan berlangsung, dilakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi lingkungan dan sistem pengamanan Lapas. Personel Kodim juga berdialog langsung dengan jajaran pengamanan, membahas prosedur rutin hingga potensi kerawanan yang dapat muncul di masa mendatang.

Tak hanya menunjukkan keseriusan dalam pengawasan, suasana kebersamaan juga tercipta saat kegiatan ditutup dengan sesi coffee morning di area gasebo Lapas. Di tengah percakapan santai namun berbobot, dibahas pula pentingnya komunikasi cepat lintas lembaga saat terjadi situasi darurat.

Langkah konkret ini mendapat perhatian lebih dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur. Kalapas Sidoarjo segera menyampaikan laporan tertulis sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif sekaligus evaluatif dari hasil kegiatan.

Tak berhenti di situ, pihak Lapas juga berkomitmen melanjutkan kemitraan taktis dengan Kodim 0816 dan Polresta Sidoarjo sebagai bagian dari program jangka panjang penguatan pengawasan dan kontrol wilayah pemasyarakatan.

 “Kami ingin Lapas menjadi zona hijau, bukan hanya dari sisi keamanan, tetapi juga pembinaan. Dan untuk itu, sinergi seperti inilah yang kami butuhkan secara konsisten,” pungkas Kalapas Disri Wulan.

Melalui kegiatan seperti ini, tercermin bahwa pembinaan narapidana tak hanya menjadi tanggung jawab Kemenkumham semata, tetapi membutuhkan jejaring kolaboratif yang solid antarinstansi. Kodim 0816 Sidoarjo telah menunjukkan langkah preventif yang patut menjadi contoh dalam pola pengawasan terpadu berbasis wilayah.

 
✍️ Pewarta: Ifa
Frefensinews my id
Lebih baru Lebih lama