Www frefensinews my id
Surabaya —
Di tengah dinamika arus informasi yang kian cepat dan kompleks, kemampuan membangun komunikasi strategis yang sehat menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik. Hal inilah yang kembali ditegaskan oleh Korem 084/Bhaskara Jaya melalui langkah humanis Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 084/BJ, Mayor Cpl Robbi Ch., S.H., PK 1, saat menggelar kegiatan kopi darat (kopdar) bersama insan media di Kafe Pojok Ayu, kawasan Perumahan Makarya Binangun, Surabaya.
Kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan informal, melainkan ruang dialog yang dirancang untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, dan membangun relasi kerja yang berlandaskan kepercayaan serta etika profesional. Suasana hangat dan penuh keakraban menjadi cermin pendekatan komunikasi yang mengedepankan nilai kekeluargaan tanpa menghilangkan prinsip dan ketegasan institusi.
Dalam forum tersebut, Mayor Robbi menampilkan sosok perwira yang terbuka, tenang, dan komunikatif. Ia menegaskan bahwa hubungan antara TNI dan media tidak semata-mata bersifat formal, tetapi merupakan kemitraan strategis yang harus dijaga dengan saling menghormati peran dan tanggung jawab masing-masing.
“Hubungan ini bukan hanya soal kerja, tetapi soal kepercayaan. Media adalah mitra strategis. Kalau ada hal yang dirasa kurang tepat dalam pemberitaan, mari dibicarakan dengan kepala dingin. Semua bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik,” ungkapnya lugas namun bersahaja.
Menjaga Etika, Merawat Kedewasaan
Dalam paparannya, Kapenrem 084/BJ menaruh perhatian serius pada pentingnya etika pemberitaan dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan. Ia mengingatkan bahwa kekuatan media dalam membentuk opini publik harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dan profesional.
Menurutnya, pemberitaan yang menyentuh ranah personal—terlebih terkait kondisi kesehatan atau persoalan pribadi—harus disikapi secara arif dan proporsional. Media, kata dia, memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana yang menyejukkan, bukan sebaliknya.
“Perbedaan itu keniscayaan—agama, latar belakang, sudut pandang. Yang menentukan adalah bagaimana kita bersikap. Kedewasaan itulah yang menjaga marwah kita semua,” tegas Mayor Robbi.
Refleksi Diri dan Keteladanan Kepemimpinan
Pada kesempatan tersebut, Mayor Robbi juga menyampaikan refleksi pribadi terkait keterbatasan waktu dalam mengakomodasi agenda kebersamaan selama beberapa bulan terakhir. Dengan rendah hati, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi.
Sikap ini dinilai sebagai bentuk keteladanan kepemimpinan—mengakui keterbatasan tanpa mengurangi tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai saling menghargai.
“Silakan mampir, silakan ngopi. Yang penting saling mengabari. Kalau ada waktu, insya Allah saya selalu sempatkan,” ujarnya, disambut senyum para peserta.
Jejak Panjang Pengabdian
Dalam forum yang sama, Mayor Robbi memperkenalkan perjalanan pengabdiannya di lingkungan TNI AD. Alumni TNI tahun 2000 ini mengawali karier dari jalur Bintara PK 1 angkatan 1994, dengan penugasan awal di Divisi 2 Kostrad. Pendidikan perwira kemudian mengantarkannya kembali ke satuan tempur hingga akhirnya dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis.
Pengalaman tugasnya melintang di berbagai wilayah Nusantara—mulai dari Kodam IX/Udayana, Denpasar, Singaraja, Lombok, Kupang, hingga Sulawesi Utara di wilayah Kodam XIII/Merdeka. Ia juga pernah bertugas di Palu serta sejumlah daerah lain sebelum akhirnya mengabdi di Kodam V/Brawijaya, termasuk Gresik dan Surabaya.
Pengalaman lintas wilayah dan satuan tersebut membentuk karakter kepemimpinan Mayor Robbi yang adaptif, komunikatif, dan mengedepankan pendekatan manusiawi.
“Di mana pun saya ditugaskan, prinsipnya sama: bekerja dengan benar, menjaga komunikasi, dan merawat hubungan kekeluargaan,” tuturnya.
Sinergi untuk Kepentingan Bangsa
Kegiatan kopdar ini menjadi simbol nyata komitmen Korem 084/Bhaskara Jaya dalam membangun hubungan yang harmonis dengan media sebagai mitra strategis. Bukan hanya demi kelancaran informasi institusional, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap informasi yang sampai ke masyarakat bersifat akurat, berimbang, dan bermartabat.
Dengan pendekatan humanis yang tetap berpijak pada disiplin dan etika, Kapenrem 084/Bhaskara Jaya menunjukkan bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada kemampuan pertahanan, tetapi juga pada kualitas komunikasi dan keteladanan moral.
“Pada akhirnya, kita semua mengabdi untuk bangsa dan pewarta adalah bagian dari itu. Selama niatnya baik, semua bisa diselesaikan dengan cara yang baik,” pungkas Mayor Robbi.
Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Korem 084/Bhaskara Jaya sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, terbuka terhadap kritik konstruktif, serta konsisten membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang berintegritas.
Pewarta: Teddi
Media: Frefensinews.my.id
