Lumajang, Frefensinews.my.id — Jumat (23/01/2026)
Di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik, Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Lumajang menampilkan wajah negara yang bekerja dengan tenang, tertib, dan penuh tanggung jawab. Bukan melalui seremoni atau pencitraan sesaat, melainkan lewat konsistensi pelayanan yang dijaga dari hari ke hari.
Samsat Lumajang hari ini menjelma sebagai etalase wibawa negara di tingkat lokal, tempat masyarakat merasakan langsung bagaimana hukum, tata kelola, dan pelayanan publik berjalan seiring dalam satu irama yang profesional dan berintegritas.
Sinergi kuat antara Polri melalui Unit Regident Satlantas Polres Lumajang, Bapenda Provinsi Jawa Timur, serta PT Jasa Raharja membentuk sistem pelayanan yang rapi, transparan, dan akuntabel. Setiap unsur bekerja dalam perannya masing-masing, namun terikat oleh satu komitmen yang sama: melayani masyarakat secara adil dan bermartabat.
Polri Hadir sebagai Penjaga Marwah Sistem
Peran Polri di lingkungan Samsat Lumajang tidak berhenti pada aspek administratif. Melalui Unit Regident Satlantas, Polri tampil sebagai penjaga marwah sistem pelayanan publik, memastikan setiap prosedur dijalankan sesuai aturan tanpa celah kompromi.
Kepemimpinan yang ditunjukkan bukan kepemimpinan yang berjarak, melainkan kepemimpinan yang membumi—tegas dalam prinsip, santun dalam sikap, dan jelas dalam arahan. Petugas Polri aktif memberikan penjelasan kepada masyarakat, mengawal alur pelayanan, serta memastikan tidak ada praktik menyimpang yang mencederai kepercayaan publik.
Di ruang pelayanan, ketertiban terasa bukan karena tekanan, tetapi karena disiplin yang tumbuh dari kesadaran bersama. Informasi biaya terpampang jelas, prosedur dijelaskan terbuka, dan waktu pelayanan dijaga sesuai standar.
“Pelayanan publik itu soal kepercayaan. Kalau kami bekerja sesuai aturan dan jujur, masyarakat akan merasa aman. Itulah yang kami jaga,” ungkap salah satu petugas Unit Regident Satlantas Polres Lumajang kepada Frefensinews.my.id.
Ketegasan yang Humanis, Pelayanan yang Berkelas
Yang membedakan Samsat Lumajang adalah keseimbangan antara ketegasan dan kemanusiaan. Petugas sigap membantu warga lanjut usia, mengarahkan pemohon yang baru pertama kali mengurus pajak kendaraan, serta melayani seluruh wajib pajak tanpa membedakan latar belakang.
Tidak terlihat wajah pelayanan yang kaku atau arogan. Yang tampak justru aparatur negara yang memahami bahwa wibawa tidak lahir dari sikap keras, melainkan dari keteladanan dan keadilan.
Pendekatan inilah yang perlahan mengubah cara pandang masyarakat terhadap pelayanan publik—dari yang sebelumnya penuh kekhawatiran, menjadi pengalaman yang tertib dan menenangkan.
Ketertiban Aparatur Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat
Konsistensi pelayanan di Samsat Lumajang berdampak langsung pada tingkat kepatuhan masyarakat. Kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor tidak lagi dilandasi rasa takut atau keterpaksaan, melainkan tumbuh sebagai tanggung jawab warga negara.
“Sekarang semuanya jelas. Tidak bingung, tidak ragu. Kita dilayani dengan baik, jadi kita juga sadar untuk taat,” ujar Sutrisno (51), warga Kecamatan Yosowilangun.
Sementara itu, Nur Hidayah (58), warga Kecamatan Senduro, menilai suasana pelayanan yang tertib memberi kenyamanan tersendiri. “Petugasnya tenang, menjelaskan pelan-pelan. Kita merasa dihargai,” tuturnya.
Reformasi Birokrasi yang Terlihat Nyata
Apa yang ditunjukkan Samsat Lumajang adalah bukti bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar konsep, melainkan kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat. Transparansi, kepastian hukum, dan pengawasan internal berjalan beriringan.
Kehadiran Polri sebagai pengawal integritas sistem memastikan tidak ada ruang bagi percaloan, pungutan liar, maupun praktik menyimpang lainnya. Setiap proses berada dalam koridor hukum yang jelas, dan setiap petugas memahami bahwa dirinya adalah wajah negara di mata publik.
Inilah bentuk nyata Polri yang profesional, presisi, dan berorientasi pada pelayanan.
Penutup: Negara Hadir dari Meja Pelayanan
Samsat Lumajang bukan sekadar tempat mengurus administrasi kendaraan bermotor. Ia adalah ruang kepercayaan publik, tempat masyarakat menyaksikan bagaimana negara bekerja secara nyata—tenang, tegas, dan berkeadilan.
Dengan Polri yang hadir sebagai penjaga integritas pelayanan, serta sinergi lintas instansi yang solid, Samsat Lumajang menunjukkan bahwa wibawa negara dijaga dari hal-hal mendasar: kejujuran, disiplin, dan konsistensi pelayanan.
Kepercayaan yang telah tumbuh ini bukan untuk dirayakan, melainkan untuk terus dijaga. Karena di sanalah martabat institusi negara dipertaruhkan.
Pewarta: Teddi
Media: Frefensinews.my.id
Moto: Tajam • Berkelas •
