Www frefensinews my id
Surabaya, 5 Agustus 2025 – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Balai RW 6, Jalan Bulak Sari, Kelurahan Simokerto, Surabaya, pada Selasa siang (05/08). Dalam tajuk “PIRAMIDA – Ngopi Bareng Media”, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi bersama insan pers.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah awak media dari berbagai platform, serta dipimpin langsung oleh Kapolsek Semampir yang baru, AKP Herry Iswanto, bersama perwira pengendali IPTU Suroto. Acara ini menjadi ruang dialog terbuka, tempat kepolisian dan jurnalis saling bertukar pikiran, menyamakan persepsi, serta mempererat komunikasi dalam menjaga stabilitas informasi di masyarakat.
Borgol, Massa, dan Narasi Media
Dalam forum ini, AKP Herry Iswanto membeberkan salah satu kejadian yang sempat viral dan menimbulkan spekulasi publik terkait seorang tersangka yang diborgol dan gagal dilepas borgolnya saat diamankan dari amuk massa.
“Kami sudah berupaya. Kami panggil tukang kunci, bahkan petugas ahli teknologi. Tapi tak ada yang berani membuka borgol itu, karena posisinya sudah sangat melekat dan dikhawatirkan menimbulkan luka. Bahkan, mereka khawatir dianggap berkolaborasi dengan polisi. Tapi yang perlu dicatat: borgol itu bukan milik kami, melainkan borgol masyarakat saat tersangka diamankan,” terang Herry kepada wartawan.
Kapolsek Semampir ini juga mengajak media agar memberitakan secara berimbang dan tidak hanya memburu sensasi.
“Pemberitaan itu tergantung dari siapa yang menulis. Bisa membuat masyarakat resah, bisa pula menjadi penyejuk. Maka, kami ajak rekan-rekan media untuk menyampaikan informasi yang membangun. Karena di era digital, satu unggahan bisa mengubah persepsi ribuan orang,” pesannya.
Semampir: Wilayah Penuh Dinamika
Kegiatan ini sengaja dipusatkan di wilayah hukum Polsek Semampir, yang dikenal padat dan penuh dinamika sosial. Dengan jumlah penduduk lebih dari 183 ribu jiwa, Semampir menjadi salah satu kawasan strategis yang kerap menjadi barometer keamanan di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak.
“Saya baru menjabat di sini, dan izinkan saya memperkenalkan diri. Nama saya AKP Herry Iswanto. Saya bertugas di kepolisian sejak tahun 1995, dengan pengalaman di berbagai Polsek, termasuk Tegalsari, Benowo, dan Sukomanunggal. Saya ingin menjalin komunikasi terbuka dan bersahabat dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk media,” ujar perwira ramah yang bercita-cita naik pangkat di awal tahun mendatang ini.
Duduk Bareng, Saling Menyapa
Acara yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tapi juga membuka ruang kontemplatif tentang bagaimana menjaga kedamaian wilayah lewat informasi yang sehat. Diskusi diselingi canda ringan, kopi hangat, dan sajian sederhana ala kampung, membuat suasana lebih cair.
Di akhir acara, doa bersama dipanjatkan untuk keberkahan wilayah, keselamatan personel, dan kelancaran tugas para jurnalis. Sesi foto bersama menandai penutup kegiatan penuh makna ini.
Sinergi Tak Boleh Mati
Acara PIRAMIDA menjadi bukti bahwa sinergi antara polisi dan media bukan sekadar formalitas. Dalam menghadapi gelombang informasi yang liar, dibutuhkan kolaborasi cerdas, transparan, dan manusiawi.
Frefensinews.my.id mencatat bahwa inisiatif seperti ini patut diapresiasi dan direplikasi di wilayah lain. Ketika komunikasi dibangun tanpa sekat, maka kepercayaan publik terhadap institusi negara dan media akan tumbuh kuat.
“Mudah-mudahan niat kami untuk duduk bersama bisa membuahkan hasil. Semoga wilayah perairan ini makin tenteram, adem, dan menyejukkan bagi semua,” pungkas Kapolsek Semampir, menutup acara dengan senyum.
Pewarta: Teddi
Editor: Redaksi Frefensinews.my.id
