Surabaya | Frefensinews.my.id – Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) resmi menandai keberadaannya di Jawa Timur melalui acara peresmian dan pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) periode 2026–2029. Kegiatan tersebut digelar di Caffe Labara, Jalan Diponegoro, Surabaya, Sabtu (7/3/2026), dan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan serta semangat memperkuat peran jurnalis dalam dunia pers.
Peresmian ini menjadi langkah strategis bagi para insan pers untuk membangun wadah komunikasi yang lebih solid, sekaligus memperkuat komitmen terhadap etika dan profesionalitas dalam menjalankan fungsi jurnalistik. Sejumlah tokoh serta perwakilan instansi pemerintah turut hadir menyaksikan momentum tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, serta perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur, Ansori. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan pemerintah terhadap upaya penguatan organisasi profesi wartawan di daerah.
Prosesi inti acara ditandai dengan pengukuhan Ketua dan jajaran pengurus DPC KWI Jawa Timur untuk masa bakti 2026–2029. Pengukuhan tersebut menjadi simbol resmi terbentuknya struktur organisasi KWI di tingkat provinsi, sekaligus menandai dimulainya berbagai program kerja yang diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas jurnalistik.
Ketua Umum KWI, Umar Hayat, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan KWI tidak hanya sebatas komunitas profesi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi bagi para wartawan untuk saling menguatkan dan menjaga marwah pers.
Menurutnya, di tengah dinamika perkembangan media digital yang sangat cepat, wartawan dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas, menjaga independensi, serta tetap berpegang pada prinsip-prinsip jurnalistik yang benar.
“KWI diharapkan menjadi rumah bersama bagi para jurnalis untuk mempererat silaturahmi, membangun sinergi, serta menjaga integritas profesi. Wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya oleh publik,” ungkap Umar Hayat di hadapan para peserta yang hadir.
Ia juga menekankan bahwa peran pers sebagai pilar keempat demokrasi harus terus dijaga melalui kerja jurnalistik yang profesional, independen, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Sementara itu, sejumlah wartawan yang hadir menyambut positif terbentuknya KWI di Jawa Timur. Mereka menilai keberadaan komunitas ini dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas antar jurnalis sekaligus wadah diskusi dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia media saat ini.
Selain prosesi pengukuhan, kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog ringan mengenai perkembangan dunia pers serta pentingnya menjaga etika profesi di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.
Dengan terbentuknya kepengurusan DPC KWI Jawa Timur, organisasi ini diharapkan mampu berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya wartawan, memperkuat jaringan antar media, serta menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang edukatif, transparan, dan membangun.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pengurus KWI, tamu undangan, serta para jurnalis dari berbagai media yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Pewarta: Teddi
Editor: Redaksi Frefensinews.my.id
